Perbedaan, Rapot Bayangan dan Hari Blogger Nasional

Sudah sekitar 3 bulan gue duduk di bangku kelas 2 SMA alias kelas 11. Banyak hal yang berubah di kelas 11 ini, pertama adalah guru. Guru gue di kelas 10 itu mayoritas adalah guru yang sangat baik sekali dalam hal memberi nilai. Sedangkan di kelas 11, antonym dari guru kelas 10. Untungnya, ada kakak PPL dari Universitas Negeri Jakarta yang tak begitu pelit nilai, jadi nilai gue bisa aman di semester 1.

Perbedaan kedua adalah tugas. Tugas di kelas 11 ini cukup banyak. Tapi, satu hal yang gue keselin ketika banyak tugas adalah setelah mengerjakan semua tugas dengan bersusah payah, ternyata tugasnya itu gak diperiksa.

Perbedaan ketiga adalah lokasi kelasnya. Lokasi untuk ke kelas 11 sekarang lebih jauh dari kelas 10. Dan di kelas 11 sekarang, kelas gue itu cukup panas karena kelas gue gak ada AC-nya. Kipasnya pun kadang terasa kadang tidak. Kelas gue akan terasa adem ketika hujan. Selain hujan, rasanya panas dan rasanya ingin keluar kelas aja. šŸ˜€

Continue Reading

UTS Kemarin

Seminggu ini gue habis ngejalanin sebuah kewajiban bagi siswa maupun siswi di sekolah gue. Yang gue jalanin sama yangĀ  temen-temen gue jalanin adalah UTS atau Ulangan Tidak Serius atau Ulangan Tengah Semester.

Sudah kedua kalinya gue UTS menggunakan CBT atau Cebok Bareng Temen. Eh salah, maksudnya adalah computer based test. Pokoknya, ujiannya itu adalah online. Gak ada lagi tuh minjem pensil atau penghapus atau rautan ke temen sebelah. Yang ada adalah minta kuota. šŸ˜€

Karena ujiannya itu CBT, jadinya tuh cuma buka website sekolah abis itu ada kelas dan jadwal pelajaran. Tinggal klik aja terus kerjain soalnya. Jadwal kelas 11 dan kelas 12 itu sama. Persis sama, gak ada yang beda. Dari hari pertama sampai hari terakhir pokoknya sama.

Nah, karena sama, di hari pertama kemarin, ketika pertama kali dimulainya ujian, gue asal mengklik saja nama pelajarannya, yaitu PKN. Gue sempet bingung karena soalnya ada 55. Gue pun bodo amatan, paling emang jumlah soalnya itu 55.

Continue Reading

Ciri-Ciri Anak Camp

Siapa sih disini yang gak tau anakĀ camp? Atau siapa disini yang pernah jadi anakĀ camp? Menurut penelitian gue. Penelitian gue loh ya, mungkin penelitian gue sama lo itu beda. Menurut gue sih anakĀ camp itu bisa dibilang segerombolan anak yang suka nongkrong di suatu tempat atau warkop ketika malam minggu. Bahkan, hampir setiap hari pun juga ada. Dan biasanya, anakĀ camp itu punya gaya khas dalam jongkok. Ya, biasanya anakĀ camp itu selalu jongkok kalo lagi nongkrong. Eh tapi, bener juga ya, nongkrong kan juga jongkok. Nongkrong di WC misalnya.

Gue ini pernah jadiĀ anakĀ camp. Jadi dulu pas SD kelas 2, gue pindah rumah ke deket Terminal Kampung Rambutan. Gak deket juga sih, kalo jalan kaki dari rumah gue ke terminal juga capek. šŸ˜€

Nah, sehabisĀ pindah rumah itu gue pun mencari teman baru. Akan tetapi, teman kali ini berbeda dari teman yang ada di rumah gue yang dulu. Awalnya pas gue main sama mereka, bahasa yang mereka keluarkan udah bahasa yang menurut gue gak layak diucapkan bagi anak SD. Ya, kira-kira bahasanya itu kayak ngomong kelamin secara biasa saja dan ngomongĀ ena ena. Pokoknya ngomong kotor padahal masih SD.

Continue Reading

Kalimat Bohong Yang Sering Terjadi

Siapa sih dari lo lo lo semua yang gak pernah bohong? Gue yakin pasti lo semua pernah bohong. Entah itu bohong tentang hal yang kecil atau yang besar. Intinya, pasti pernah bohong.

Kalo gue, ya, pasti pernah lah. Orang menurut gue aja setiap orang pasti pernah berbohong, gak mungkin enggak. Tapi, bohong itu gak selamanya buruk, bisa aja untuk kebaikan. Misalkan kayak bohongin guru, bilang ke guru kalo temen lo sakit, padahal temen lo mau cabut sekolah. Itu adalah untuk kebaikkan. Kita bisa membahagiakan teman kita.

Eh, enggak deh, bukan gitu bohong tentang kebaikan. Misalkan lo gak enakan sama temen lo, temen lo bawa bekel, duit lo ketinggalan dan lo laper. Ketika ditawarin makan, lo nolak karena gak enak sama temen lo itu. Nah, itu bukan bohong untuk kebaikan sih. Itu namanya nyiksa diri. Munafik, padahal laper tapi nolak.

Oke oke, serius. Jadi, bohong untuk kebaikan itu pas ada orang gak bersalah tapi mau dibunuh. Kita pun bawa orang yang gak bersalah itu kabur dari pembunuh. Nah, ketika ditanya sama orang mau ngebunuh, orang yang dianggap bersalah itu kemana, kita jawabnya gak tahu. Padahal, kita yang ngebawa orang itu kabur dari pembunuh. Gitu. Menyelamatkan nyawa seseorang. #ANJAY

Continue Reading

Cara Cabut Sekolah Dengan Halal

Dari hari Rabu sore, badan gueĀ drop. Mungkin karena di hari Selasa gue main ujan-ujanan sama sebelum olahraga gak pemanasan jadinya badan pada sakit semua. Tapi, bukan hanya dari Rabu sore aja, lebih tepatnya sih minggu ini tubuh gue agak kurang bersahabat.

Karena tubuh yang kurang bersahabat gue jadi sering cabut pelajaran dan gak masuk sekolah. Sebelum tengah semester, gue udah gak masuk sekolah sebanyak 3 kali. Tapi, itu belum seberapa karena ada temen gue yang gak masuk sebulan karena kakinya patah.

Menurut gue, cabut sekolah itu ada dua, yang halal sama yang haram. Kalo gue, cabut pelajaran itu termasuk cabut yang halal. Kenapa bisa dibilang halal? Mau tau? Oke, di postingan kali ini gue mau kasih tahu ke kalian semuanya apa itu cabut halal dan apa itu cabut haram.

Continue Reading