Refleksi 2020: Harus Banyak Bersyukur

Sebelum relfeksi 2020, tarik nafas dalam-dalam, buang dari pantat. PRET! Eh salah, maksudnya tarik nafas dalam-dalam, buang dari mulut pelan-pelan. Sekali lagi. Sekali lagi. Cukup.

Alasan gue ajak kalian tarik nafas sebelum membaca postingan ini lebih jauh agar lebih tenang karena tahun ini bisa dibilang tahun yang cukup berat untuk kita semua. Seluruh lapisan masyarakat terkena dampak pandemi kecuali elite global. 😀 *canda sayang*

Terlepas virus ini ulah elite global atau dari hewan kalelawar, intinya adalah virus ini ada. Kita semua harus saling menjaga satu sama lain agar tidak semakin menyebar. Kurang lebih 9 bulan sejak Maret kita semua dihimbau untuk di rumah aja. Sayangnya, sejauh ini masih belum bisa dikendalikan.

Continue Reading