Silver Play Button untuk Indonesia

Sumber gambar: Nuice Media

Setiap youtuber pasti akan merasa bangga jika mendapatkan silver play button. Bagaimana tidak, perjuangannya membuat video setiap hari terbayarkan dengan mendapatkan 100.000 subscribers dan akhirnya diberikan sebuah piagam itu. Mungkin, banyak yang memandang sebelah mata terkait silver play button tetapi itu memiliki arti yang berbeda bagi para youtuber. Sebuah kebanggan.

Namun, tidak untuk silver play button untuk Indonesia kali ini. Bukan, bukan subcribers yang mencapai 100.000. Lagi pula, jika Indonesia membuat sebuah youtube dan rakyatnya disuruh men-subscribe-nya, bukan silver play button yang didapat melainkan lebih dari itu. Silver play button kali ini adalah untuk kasus positif COVID-19 yang ada di Indonesia. Bangga? Tentu saja tidak.

Setiap harinya, kasus positif COVID-19 memang sangat tidak stabil. Kurva positifnya selalu naik turun tak menentu. Artinya, kita harus bisa membuat kurva yang ada ini semakin hari semakin landai. Bagaimana tidak, sudah hampir 4 bulan pandemi ini melanda negara kita tetapi belum ada tanda-tanda kapan akan selesai.

Banyak cara yang bisa kita lakukan untuk menurunkan angka positif ini. Gue akan merangkum beberapa hal mudah supaya pandemi ini berakhir. Ini, sih, langkah kecil gue aja. Mungkin, bisa dijadikan langkah kecil kita semua.

Gunakan Masker Kemanapun

Mungkin diantara kita semua banyak yang gak betah untuk mengenakan masker. Jadinya pengap, susah buat napas, bau jigong, atau yang lainnya. Padahal, dengan hal kecil seperti itu dapat mengurangi tingkat penyebaran kasus atau pemutus rantai penyebaran. Kita tidak tahu apakah kita reaktif atau orang lain reaktif. Dengan mengenakan masker, virus tidak akan mudah tersebar karena corona virus itu menular melalui tetesan kecil (droplet) yang dikeluarkan pada saat seseorang batuk atau bersin.

Yuk, mulai kenakan masker kemana pun kita pergi!

Rajin Cuci Tangan dengan Sabun

Kadang kita suka gak sadar sudah megang apa aja. Belum tentu, apa yang kita pegang itu adalah barang bersih. Kelihatannya bersih, tapi jika kita lihat lebih teliti lagi dengan suatu alat, seperti mikroskop, belum tentu tidak ada kuman yang menempel pada barang itu. Bahayanya adalah terdapat virus yang menempel pada barang yang kelihatannya bersih.

Tak jarang juga kita sering menyentuh wajah entah itu untuk garuk-garuk atau memegang jerawat apakah sudah mulai mengempis atau belum. Padahal, belum tentu tangan kita itu bersih.

Satu-satunya cara agar tangan kita tetap bersih adalah dengan mencuci tangan secara berkala. Cuci tangannya pun harus dengan sabun agar kuman, bakteri, dan virus dapat pergi. Sebab, ketika kita memegang wajah yang tidak bersih atau makan dengan keadaan yang tidak bersih, takutnya ada virus yang menempel dan virus itu pun masuk ke dalam tubuh kita via jalur VIP. Kenapa VIP? Karena kita sendiri yang memasukkannya.

Maka dari itu, sering-seringlah untuk mencuci tangan dengan sabun.

Tidak Berkerumun

Salah satu tips untuk menekan angka positif COVID-19 adalah jaga jarak. Tapi, sangat sulit bukan untuk jaga jarak jika banyak manusia? Alangkah baiknya, kita tidak berkerumun supaya dapat melakukan kegiatan jaga jarak. Jikalau ada perkumpulan, diusahakan maksimal 5 orang untuk menghindari terjadinya penyebaran virus.

Sebab, ketika kita tidak berkerumun, dapat dengan mudah untuk jaga jarak. Ibaratnya dalam kita sedang berada dalam satu ruangan ukuran 5 x 5 meter persegi. Kalau kita masuk ke ruangan tersebut secara berkerumun pasti akan sulit bukan untuk jaga jarak? Bayangkan jika kita masuknya hanya 3 orang saja. Dapat dengan mudah untuk melakukan jaga jarak dan bisa saling mengingatkan satu sama lain.

Jadi, jangan berkerumun. Walaupun tidak berkerumun, tetap jaga jarak.

Itu dia adalah hal kecil yang biasa gue lakukan. Mungkin, bisa kita lakukan bersama supaya langkah kecil dari kita semua bisa membuat langkah menjadi besar. Kita semua memiliki satu tujuan, selesaikan pandemi ini. Maka dari itu, yuk, sama-sama terapkan dan patuhi protokol kesehatan.

Semoga, pandemi ini dapat berakhir secepatnya. Aamiin.

You may also like:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *