Review GoMassage: Kembali Sehat Dengan Pijat

Sebagai seorang mahasiswa yang bukan hanya kuliah-pulang-kuliah-pulang (kupu-kupu), menjadi hal unik tersendiri bagi saya. Bagaimana tidak, waktu pulang yang seharusnya sejak siang hari, kadang berubah menjadi malam hari karena kesibukan organisasi. Entah itu rapat dadakan atau sekadar brainstroaming dengan teman-teman terkait kebaikan organisasi ke depannya.

Tak jarang ketika sudah di rumah, tubuh saya rasanya sangat lelah. Baik itu lelah fisik atau lelah pikiran, keduanya menjadi satu. Ingin rasanya istirahat saat weekend, tetapi kadang masih ada agenda yang harus dilakukan.

Seperti beberapa waktu kemarin, setelah mengadakan dua rapat dalam satu minggu, weekend yang seharusnya untuk istirahat, saya tetap melakukan survei vila ke Puncak, Bogor untuk melaksanakan agenda yang ada di organisasi. Lelah? Tentu, apalagi saya ke sana menggunakan kendaraan roda dua.

Ingin sekali rasanya tubuh saya ini istirahat atau rehat sembari dipijat agar sendi-sendi saya kembali normal. Namun, saya sempat bingung, jika saya bilang ke Ibu saya terkait hal ini, pasti saya akan ditanya-tanya kenapa dan mengapa, yang mana membuat saya menjadi tambah lelah.

Saya pun memutuskan untuk menggunakan aplikasi pengembangan dari Gojek, yaitu GoLife yang salah satu fiturnya adalah GoMassage untuk memudahkan saya ketika membutuhkan pijatan-pijatan saat tubuh sudah lelah. Akhirnya, pada 23 Oktober 2019, saya pun memesan GoMassage. Tidak di rumah, melainkan di kosan saya memesan GoMassage.

Tampilan pertama setelah logo GoLife ketika membuka aplikasi GoLife. Dok. pribadi.

Tentu ini adalah hal baru bagi saya karena biasanya saya menggunakan Gojek untuk memudahkan transportasi, ini malah untuk memudahkan kehidupan, yaitu pijat. Memang benar-benar inovasi yang tidak pernah diduga. Sempat ragu untuk menggunakan tetapi akhirnya mau.

Sekadar informasi saja, dalam aplikasi GoLife ini tidak hanya terdapat GoMassage melainkan ada:

  • GoClean untuk membersihkan ruangan yang kotor.
  • GoAuto untuk membersihkan kendaraan kita dan juga perawatan mobil kita.
  • GoGlaim untuk memudahkan para wanita treatment, jadi mereka tidak perlu pergi ke salon.
  • GoFix untuk merawat barang elektronik di rumah.
  • GoDaily untuk memudahkan kita berbelanja kebutuhan rumah tangga tanpa harus keluar rumah.
  • GoLaundry untuk mencuci pakaian kotor kita jika kita sudah lelah ingin mencuci.

Dari ketujuh fitur tersebut, yang saya utamakan sekarang adalah GoMassage karena tubuh saya sudah sangat lelah dengan banyaknya aktivitas yang saya lakukan. Cara memesannya juga cukup mudah.

Pertama, buka aplikasi GoLife dari smartphone kalian. Oh iya, aplikasi ini akunnya dapat terhubung dengan akun di aplikasi Gojek kalian. Jadi, tidak perlu bingung jika gopay kalian adanya di aplikasi Gojek, tetapi ingin digunakan di aplikasi GoLife, tetap masih bisa digunakan.

Kedua, karena saya ingin mengembalikan stamina dan membuat tubuh saya kembali fit, pilih GoMassage. Nah, untuk layanan GoMassage ini juga tidak hanya sekadar pijat biasa, banyak sekali layanan yang bisa dipilih, seperti:

  • Body Rejuvenation, yaitu pijat relaksasi untuk mengembalikan kesehatan. Dalam Body Rejuvenation juga terdapat layanan yang lebih spesifik, seperti Body Massage, Express Massage, Body Massage & Foot Reflexology, dan Body Massage & Totok Wajah.
  • Reflexology, yaitu pemijatan di titik-titik refleksi untuk menyegarkan badan. Layanan spesifik dari Reflexology adalah Body Massage & Foot Reflexology, Reflexology & Light Massage, dan Foot Reflexology.
  • Beauty Massage, yaitu kombinasi antara pemijatan dan perawatan kulit. Layanan yang lebih spesifiknya adalah Body Massage & Totok Wajah, Totok Wajah & Masker, Foot Spa, Hand Spa, Body Massage & Body Mask, Foot & Hand Spa, dan Body Wrap Spa.
  • Advanced Massage, yaitu pemijatan spesial dengan treatment khusus. Layanan spesifik dari layanan ini adalah Sport Massage, Thai Massage, dan Hot Stone Massage.
  • Mom & Kids Massage, yaitu pemijatan spesial untuk relaksasi Ibu dan Anak. Layanan yang lebih spesifiknya ada Pregnancy Massage, Post Natal Massage, Post Natal Complete Package, dan Kids Massage.

Sangat beragam sekali dan profesional bukan? Karena saya hanya ingin pijat biasa, saya pilih Body Rejuvenation, kemudian pilih Body Massage. Nah, di sini kalian biasa isi pesanan kalian. Mulai dari jenis kelamin, durasi yang diinginkan, serta preferensi penyedia jasanya ingin pria atau wanita. Lalu, lanjut melakukan pemesanan.

Setelah itu tunggu beberapa saat sampai ada terapis yang menerima pesanan kita. Benar-benar cepat, langsung ada informasi pesanan diterima. Terapis yang saya dapatkan sangat fast respons. Bahkan, sebelum saya chat, ia sudah chat saya duluan. Memang pelayanan yang sangat bagus.

Di saat pemesanan juga ada waktu kapan terapisnya tiba di lokasi kita. Biasanya, sih, enggak lama dari waktu pemensanan. Tepat waktu, terapis yang saya pesan tiba dan membawa peralatan untuk pijat, seperti minyak, handuk, dan lain-lain. Benar-benar sangat mudah, kita tidak perlu lagi untuk menyiapkan peralatan.

Sebenarnya ada matras, tetapi karena matrasnya sangat besar dan waktu itu terapis yang saya pesan tidak mengendarai sepeda motor, hanya beberapa alat pijat saja dan saya tidak mempermasalahkan hal itu. Lagi pula, Pak Wahyudi, terapis yang menerima pesanan saya, bercerita bahwa kadang pelanggan ada yang tidak mau menggunakan matras dari terapis.

Peralatan pijat yang dibawa oleh terapis.

Saya pun langsung menyiapkan diri untuk dipijat dan bertanya-tanya kepada Pak Wahyudi. Dia menceritakan pengalamannya selama menjadi terapis di GoMassage. Ketika pertama kali fitur diluncurkan, pemasukan yang ia dapatkan luar biasa, namun semakin kesini semakin banyak pesaing, akhirnya ada sedikit penurunan pendapatan.

Ketika obrolan sudah habis, saya ingin iseng bertanya, “Pernah enggak, sih, bapak pesan GoMassage?”, tetapi saya urungkan niat itu.

Saya pun diberi tahu lebih dalam tentang GoMassage, seperti jam operasional. Maksimal penerimaan order adalah pukul 10 malam. Di atas jam tersebut, sudah tidak bisa untuk memesan. Tidak dijelaskan mengapa tetapi saya menyimpulkan hal tersebut dilakukan untuk mencegah tindak kejahatan.

Ngomongin pijatannya, benar-benar terasa. Oh iya, kalau misalnya pijatannya terlalu keras kita bisa bilang ke terapisnya untuk menurunkan tenaga pijatan karena kemarin ketika baru beberapa menit pijatan, saya langsung diberi tahu seperti itu.

Jujur, saya sebagai pengguna pertama GoMassage sangat puas terhadap pelayanan ini. Tubuh saya terasa seperti sehat kembali, tenaga yang telah terkuras kembali kuat. Apalagi, saya pijat setelah aktivitas kuliah, nikmat sekali tubuh setelah dipijat. Ditambah dengan mudahnya pemesanan terapis dan penggunaan aplikasi GoLife.

Terapis Pak Wahyudi (kiri) dan Calon Menteri Ekonomi Kreatif (kanan).

Intinya, review GoMassage dari saya bintang lima, deh. Kalau ada sepuluh, ya, sepuluh. Saya sepertinya akan memesan GoMassage lagi. Untuk kamu yang belum pernah coba layanan ini, wajib sekali untuk mencobanya. Masalah bagaimana penilaian dan rasa dari pijatannya, dapatkan jawabannya ketika kalian memesan GoMassage.

Ditunggu review dari kalian semuanya, ya!

Tulisan ini diikutsertakan dalam Kompetisi Blog GoLife. Untuk kamu yang ingin mengikuti bisa langsung klik di sini.

You may also like:

2 Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *