Lawan Mata Kering dengan Insto Dry Eyes

Halo! Sudah cukup lama sekali saya tidak menulis blog di sini. Padahal beberapa waktu kemarin saya sudah siap untuk menulis postingan tentang lebaran, tentang perjalanan waktu mudik, tentang awal kuliah, dan masih banyak lagi tetapi saya tunda karena ada beberapa hal.

Saya hanya memikirkannya mungkin lima belas atau tiga puluh menit saja untuk menulis postingan. Ketika berhenti sejenak berpikir untuk menulis lalu membuka handphone, ingat tugas kuliah yang belum rampung.

Ya, kesibukan saya setiap harinya adalah kuliah. Itu yang membuat tubuh saya ketika di rumah rasanya sudah ingin istirahat saja, tidak melakukan apapun. Jangankan menulis, mandi saja kadang saya sudah malas karena lelah. Perbedaan kuliah dan sekolah terasanya bukan di awal tetapi ketika sudah menjalankannya beberapa bulan.

Dulu, ketika masih duduk di bangku sekolah, rasanya ingin kuliah karena melihat di luar sana, seperti sinetron atau film, kuliah sangat menyenangkan karena rasanya seperti bebas dari apapun. Masuk kelas bisa siang, seragam bebas dan tidak ada razia motor atau rambut, ternyata salah besar. Terlebih saya kuliah di politeknik, ekspektasi tentang kuliah semacam di film itu berbanding terbalik 180 derajat.

Tugas di kuliah lebih berat daripada saat sekolah. Hampir setiap minggunya musti membuat makalah. Kalau sekarang dipikir-pikir lagi, mendingan sekolah. Hehe.

Tidak jarang saya tidur larut malam demi mengerjakan tugas yang harus selesai esok hari. Apakah itu berarti saya menunda? Belum tentu, kadang saya juga bingung dan tidak paham dengan tugas yang diberikan, oleh karena itu kadang saya tunda dan tunda sampai saya paham.

Saat mengerjakan tugas sampai malam, sering kali saya mengalami mata pegal dan mata lelah. Bagaimana tidak, waktu yang sebaiknya untuk tidur tetapi saya paksakan untuk membuat tugas di depan laptop yang sudah kita ketahui sinar cahaya dari laptop itu dapat merusak mata.

Selain itu, saya ketika sudah tiduran dan siap untuk tidur, sering untuk membaca-baca sedikit informasi di grup kelas atau membaca materi ketika besok sedang ada ujian dadakan. Tak dapat dipungkiri bahwa sering kali ketika saya sedang melakukan hal tersebut, mata perih tiba-tiba terasa. Itu disebabkan dari sinar cahaya handphone dan saya menggunnakannya sambil tiduran.

Apalagi, jarak kampus dengan jarak rumah saya berkali-kali lipat dari jarak rumah saya ke sekolah saya dulu. Hal itu membuat saya terlalu lama di jalan. Tak jarang saya sebelum sampai di kampus sudah capek duluan di jalan karena kemacetan.

Sebab jarak dari rumah terlalu jauh dan lama di jalan, banyak sekali polusi udara di jalan dan kadang mata saya sering tertiup angin walaupun sudah mengenakan helm, tak tahu dari mana angin itu muncul. Akhirnya, sering sekali menimbulkan mata kering dan mata sepet di mata saya, serta kelilipan.

Ketika pulang kampus, kemudian nongkrong sebentar bersama teman-teman, ada yang merokok dan pastinya sudah sering mata saya terkena asapnya. Bahkan kadang mata saya sampai sepet dan perih. Asap dari rokok memang sulit. Ingin melarang, teman saya yang merokok lebih banyak dibanding yang tidak. Sudah pasti kalah suara. Mau tidak mau, saya hanya bisa mengibaskan asap rokok tersebut dengan tangan walaupun kadang hanya sia-sia saja.

Salah satu kegiatan ketika sudah bersama teman adalah bermain handphone. Salah satu permainan yang sering saya mainkan adalah PUBG Mobile. Tak jarang mata saya langsung pegal ketika bermain padahal baru dua atau tiga match. Penyebab dari mata pegal adalah jarangnya mata berkedip ketika bermain. Pasti kalian juga begitu bukan ketika sedang main game atau membaca sesuatu? Suka lupa untuk berkedip.

Perlu teman-teman ketahui bahwa mata sepet, pegel dan perih adalah gejala mata kering. Sangat berbahaya ketika mata kita sudah karena dapat meningkatkan risiko terjadi infeksi mata akibat kekurangan pasokan air mata, kerusakan permukaan mata akibat kondisi mata kering yang dibiarkan tanpa pengobatan sehingga memicu konjungtivitis, kerusakan permukaan kornea, luka terbuka pada kornea, serta gangguan penglihatan. Itu dapat terjadi ketika mata kering sudah mengalami komplikasi.

Mencegah lebih baik daripada mengobati. Kita harus dapat mencegah mata kering dengan cara cukup sering berkedip, mengatur lama kerja kita di depan laptop atau saat menggunakan handphone, serta beristirahat dalam jangka waktu tertentu setelah melakukan aktifitas yang memerlukan konsentrasi visual.

Bukan hanya itu. Kita dapat menjaga mata kita dengan mengubah gaya hidup kita seperti dari makanan yang ingin dimakan. Kita bisa perbanyak makan sayur dan buah-buahan yang bervitamin C, seperti wortel, bayam, jeruk, dan masih banyak lagi untuk menjaga mata kita agar mengurangi tingkat resiko penyakit mata.

Selain itu, salah satu cara mengatasi mata kering adalah dengan meneteskan Insto Dry Eyes ke mata kita. Sebab, Insto Dry Eyes mengandung bahan aktif yang dapat memberikan efek pelumas seperti air mata, mengatasi gejala kekeringan pada mata dan meringankan iritasi mata yang disebabkan oleh kekurangan produksi air mata.

Nah, yuk teman-teman semuanya kita cegah bahaya kekeringan pada mata. Bye Mata Kering! Sudah tahu kan apa saja bahayanya dan bagaimana cara mengatasinya. Untungnya, saya sudah mempersiapkan INSTO DRY EYES di dalam tas saya supaya tiba-tiba terjadi mata kering di jalan atau saat mengerjakan tugas, dengan mudah tinggal ambil dari tas kemudian meneteskannya ke mata.

Kenapa harus Insto Dry Eyes? Saya menyarankan karena banyak sekali keuntungannya. Pertama, dapat mengobati mata anda ketika kering. Kedua, harga dari Insto Dry Eyes ini sangat terjangkau, tidak merogoh kantong lebih dalam. Ketiga, ukuran dari Insto Dry Eyes tidak memakan tempat yang besar, jadi kita taruh kantong pun bisa.

Kamu, jangan lupa, ya, untuk mencegah. Sayangi diri kita dimulai dari menjaga mata kita. Buat kamu yang masih penasaran gimana caranya menjaga mata bisa langsung buka https://insto.co.id/eyeducation dan jangan lupa untuk ikuti Instagram-nya, yaitu @insto.id.

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog oleh Insto. Mau ikutan juga? Klik banner yang ada di bawah ini. Sekian dan terima kasih.

Referensi:

https://www.alodokter.com/mata-kering

https://insto.co.id/eyeducation/pahami-mata-kering-dan-cara-mengatasinya

You may also like:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *