Salah Mata Kuliah atau Dosen?

Mungkin atau bahkan setiap tingkat pertama kuliah SAINTEK ada mata kuliah yang bernama Statistika. Iya, gak, sih? Apa cuma ke-sok-tahu-an gue aja? Soalnya, gue sering lihat di Twitter tentang mahasiswa yang enggak masuk jurusan Matematika tapi dapet Statistika.

Awalnya, gue kira saat kuliah tidak mendapatkan mata kuliah ini karena mata kuliah di tingkat pertama gue cukup asyik. Entah mata kuliahnya atau dosennya yang seru. Intinya semester pertama gue kuliah, masih belum terlalu berat.

Continue Reading

Besok Kuliah

Tidak terasa, besok gue sudah kembali masuk kuliah. Hal pertama yang gue lakukan adalah melihat jadwal mata kuliah. Di kampus gue, sistemnya paket, jadi enggak ada tuh yang namanya rebutan mata kuliah atau isi KRS gitu-gitu. Adanya beberapa hari sebelum masuk, himpunan jurusan yang bersumber dari admin jurusan mengirim file PDF yang isinya jadwal mata kuliah dari setiap kelas.

Untuk semester 4, jadwal kuliah gue cukup padat. Sama seperti semester kemarin, biasanya hanya di jadwal-nya saja padat, jika sudah dijalankan, ada kelonggaran sedikit. Asyiknya untuk semester ini adalah, hari Senin gue enggak masuk kelas pagi. Tapi, malah siang banget, sekitar pukul setengah 2 siang. Mata kuliah di jam-jam segitu adalah mata kuliah yang membuat malas. 😀

Dan untuk semester ini, seluruh kelas yang gue ikutin adanya di gedung jurusan, kalau semester kemarin, seluruh kelas di gedung serbaguna. Kalau ada apa-apa, harus jalan lumayan jauh dulu ke gedung jurusan, seperti ambil projector, ambil absen, atau ngumpulin tugas ke ruang dosen.

Continue Reading

Akhirnya Liburan

Sumber gambar: Pexels.

Akhirnya liburan. Ya, kampus saya adalah kampus yang liburannya paling telat bukan paling lama. Itu disebabkan karena dari penerimaan pendaftaran, kampus saya yang paling belakangan. Di saat kampus lain sudah banyak yang mulai menerima berkas mahasiswa barunya, kampus saya masih mengadakan ujian mandiri. Walaupun libur dan ujian paling belakangan, hal lainnya, insyaAllah terdepan. Kayak Yamaha, semakin di depan. *bukan endorse*

Sebentar, akhir-akhir ini ada rasa yang aneh saat saya menulis. Bukan, bukan rasanya jadi asam, manis atau pahit, tapi rasanya seperti ada yang kurang sreg saja gitu. Sepertinya karena saya terlalu baku menulis. Menggunakan sapaan ‘saya’ itu ternyata membuat pribadi ini jadi berbeda dan malah sering muncul rasa malas untuk menulis karena sebenarnya, blog ini akan diisi oleh catatan kecil saya yang ditulis bebas, tidak baku.

Continue Reading

Catatan Akhir dan Awal Tahun

Waktu berlalu begitu cepat. Sangat cepat. Rasanya baru kemarin saya merayakan malam tahun baru bersama tetangga, kemarin baru saja merasakannya kembali. Saya tidak ingin membicarakan tentang kegiatan di malam tahun baru. Berhubung sudah awal tahun, saya ingin menulis kilas balik selama saya di tahun 2019.

2019. Tak ada kata yang dapat terucap karena banyak sekali kesenangan dan kesedihan di tahun itu. Saya akan menceritakan beberapa kegiatan yang terjadi di tahun itu, tidak banyak karena kalau banyak nantinya postingan ini akan panjang dan anda bosan membacanya.

Hal pertama yang akan selalu saya ingat dan tidak akan pernah lupa adalah momen ketika saya pulang kampung saat lebaran. Seperti pulang kampung pada biasanya, yang berbeda adalah saya berangkat malam hari seusai ibadah tarawih. Namanya mudik, macet sudah menjadi sahabat.

Continue Reading

Manusia dan Robot

Sudah lama saya tidak menulis keluh kesah tentang kehidupan atau hal-hal yang saya alami di blog ini. Bukan tidak ingin menulis lagi tetapi membagi waktu setiap hari itu memang sulit untuk diterapi. Hampir setiap hari saya mencari ilmu di bangku kuliah, hampir setiap hari juga saya malam hari baru tiba di rumah.

Kesibukkan saya rasanya tidak ada hentinya. Ada saja hal-hal yang membuat diri ini menjadi sibuk. Oleh sebab itu, rasa lelah mudah muncul. Ingin melakukan suatu hal yang disuka saat tiba di rumah sudah tidak kepikiran dan bahkan dilakukan karena ingin beristirahat.

Continue Reading