Berubah

Sudah lama sekali saya tidak menulis di blog ini. Ya, kesibukan kuliah saya yang sangat padat sulit membuat saya meluangkan waktu untuk menulis. Jika ada waktu ingin menulis, pasti saya gunakan untuk istirahat karena sudah lelah untuk melakukan kegiatan lain.

Dimulai dari postingan ini, saya akan melakukan sebuah perubahan pada diri saya dan semoga saja juga bisa membuat perubahan pada diri teman-teman semua yang membaca postingan ini. Terdapat perubahan pada saya saat menulis postingan ini, entah karena alasan apa, saya tidak ingin menyebut diri saya dengan kata ‘gue’ seperti biasanya. Agar lebih sopan kepada teman-teman pembaca, maka saya ganti kata ‘gue’ menjadi ‘saya’.

Memang terdengar agak kaku ketika saya menulis ini. Tapi, saya akan berusaha semaksimal mungkin agar tulisan saya yang terlihat baku ini mudah dicerna oleh pemikiran teman-teman pembaca. Semoga saja kita bisa saling mengerti satu sama lain, mungkin saja kita jodoh. Loh?

Bagaimana jokes saya sebelum ini? Hehe. Mungkin terdengar agak maksa tetapi bisa jadi lawakan seperti itu yang akan muncul di postingan blog saya berikutnya dan pastinya saya jamin semakin hari semakin berkembang. Tidak hanya itu-itu saja supaya kalian tidak bosan dengan jokes yang saya buat.

Walaupun saya sekarang ingin merubah cara menulis postingan blog, saya akan pastikan sesekali saya akan menulis liar kembali dengan bahasa-bahasa sesuka saya seperti di postingan sebelum-sebelum ini. Saya harap kalian memaklumi itu karena anak muda masih suka labil.

Di antara kalian pasti ada yang bertanya-tanya mungkin mengapa saya merubah cara menulis postingan di blog? Beberapa hari lalu saya sempat membaca sebuah artikel yang disebar di Instagram Stories teman saya bahwa menulis adalah salah satu metode terapi yang membuat tubuh kita sehat. Lalu juga dapat melatih otak kita agar berpikir lebih kritis. Betul tidak?

Mungkin itu satu alasan dari banyaknya alasan saya. Ya, namanya juga laki-laki, pasti banyak alasan. Betul tidak perempuan? Hehe. Tidak hanya alasan itu, saya baru saja mendapat motivasi untuk menulis setelah mengunjungi blog dari Bapak Dahlan Iskan–Mantan Menteri BUMN RI—dengan blog-nya, yaitu disway.id.

Saya membaca bagaimana cara menulisnya Pak Dahlan sampai akhirnya saya sadar bahwa ternyata ia menulis setiap hari. Wah, dengan itu akhirnya saya termotivasi untuk melakukan seperti itu juga. Walaupun mungkin tidak sekonsisten Pak Dahlan, setidaknya saya usahakan untuk memperbarui postingan blog setiap minggunya.

Ketika saya menulis ini dan ingin konsisten untuk menulis, tiba-tiba muncul pikiran yang membuat saya ragu. “Untuk nulis setiap hari oke, tapi nanti gambar di postingannya gimana?” pikir saya ketika menulis postingan blog ini. Untuk itu, saya akan mengesampingkan pikiran itu dulu. Saya mohon maaf jika tidak ada gambar di postingan yang saya buat beberapa hari ke depan. Jika ada gambar, itu bonus. Mau memaafkan kan?

Cukup sekian saja yang saya tulis. Saya harap teman-teman semua memaklumi kesibukan saya dan masih mau memberi dukungan kepada saya dengan membaca blog ini. Terima kasih banyak.

You may also like:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *