Anak Muda Capek Aja

Sebagai anak muda kadang kita suka ngeluh karena banyaknya kegiatan yang ada. Seharusnya kita melakukan hal sebaliknya. Harus semangat karena selagi muda semangat dan tenaga masih ada, capek aja. Kalian harus bangga ketika orang tua atau teman atau ada orang yang mengingatkan kalian dan mengajak kalian untuk mengikuti suatu kegiatan.

Kegiatannya bukan cuma kegiatan nongkrong-nongkrong gak jelas tetapi harus bisa menghasilkan sesuatu, minimal pengalaman, lah, yang bisa digunakan di masa yang akan datang. Gue adalah salah satu anak muda yang sedang merasakan banyak sekali kegiatan yang ada dalam hidup. Sebagai mahasiswa baru, gue harus beradaptasi dari dunia sekolah ke dunia kampus.

Kalo ditanya gimana rasanya, pokoknya dunia kampus itu beda banget sama sekolah. Bedanya hampir 180 derajat. Yang paling beda, sih, jarak dari rumah. Dulu kalo sekolah jarak dari rumah ke sekolah gak nyampe 10 menit, sekarang jarak dari rumah ke kampus bisa melebihi 30 menit kalo macet. Ada tantangan untuk menuju kampus dan yang pasti mudah lelah dan capek.

Continue Reading

Cerita Tentang MABIM

Sebagai mahasiswa baru, gue harus mengikuti seluruh kegiatan yang berbau pengenalan-pengenalan kampus. Karena gue masuk di kampus melalui ujian mandiri, jadi untuk tahun ini gue gak bisa ikut ospek. Gue kasih tau dikit, kampus gue itu ospeknya kayak dilatih sama TNI dan disebutnya PKKP. Nah, PKKP itu pesertanya terbatas setiap tahunnya. Biasanya yang diutamain itu yang lolos dari ujian rapor dan ujian masuk sebelum ujian mandiri. Gue ujian mandiri, jadinya wajib ikut tahun depan. PKKP ini nanti dapat sertifikat yang mana digunakan untuk kelulusan.

Nah, daripada nanti di kampus bingung mau ngapa-ngapain, akhirnya gue pun mengikuti yang namanya MABIM, singkatan dari Masa Bimbingan. Mendengar temen-temen gue yang ikutan mabim dari jurusan lain atau kampus lain, katanya mabim itu serem dan menegangkan. Biasanya juga mabim itu sampai sebulan bahkan satu semester.

Continue Reading

Polisi Salah Tangkap

Gambar dari Vexels

Beberapa waktu lalu, tepatnya minggu kemarin hari Kamis, mata kuliah gue di kampus cuma satu. Dan enaknya lagi, dosennya gak masuk karena ada seminar internasional. Mantap sekali bukan? Oleh karena itu daripada gue cuma gabut-gabutan di rumah gak jelas, gue pergi keluar rumah. Perginya sama kayak ke kampus gue karena gue main ke kosan temen gue. Bukan kosan, sih, tapi basecamp karena ada project besar yang sedang dibuat disana. Sekarang project-nya belum besar, tapi besok kami (re: gue dan temen-temen gue yang bikin project ini) percaya itu bakalan jadi besar.

Karena libur kuliah, gue jadi lebih santai bangun tidur. Gak buru-buru karena takut telat masuk ke kelas. Gue berangkat ke kos-kosan temen gue sekitar pukul setengah 11 siang. Enak, gak macet, tapi panas. Tiba-tiba, di perjalanan ada beberapa polisi yang sedang berbaris ramai.

Gue sudah menduga bahwa polisi ini sedang melakukan razia surat-surat seperti biasanya. Kalo berangkat pagi, polisi ini belum ada, sedangkan pukul 9 ke atas pasti ada razia ini. Kenapa gue tahu, soalnya setiap pagi gue lewat jalan yang sama gak ada polisinya.

Awalnya gue mengira polisi jalan ke tengah karena di depan gue ada semacam motor trill yang mungkin mengganggu orang banyak karena knalpotnya berisik, eh, gak tahunya malah gue yang diberhentiin. Ah. Sedikit kecewa karena diberhentiin tapi gue ada rasa senang di dalam hati.

Continue Reading

Minggu Pertama Kuliah

Jadi, pada tanggal 3 September 2018 adalah hari pertama masuk kuliah di kampus gue. Semua semester pada masuk tanggal segitu. Dan gue, sebagai mahasiswa baru pun sama, masuk juga. Gue mau cerita-cerita sedikit, ah, selama seminggu kuliah. Ini adalah pertama kalinya gue kuliah. Yaiyalah, orang baru lulus SMA. Langsung aja, ini adalah ceritanya. Mana hayo? Ini:

Senin, 3 September 2018

Hari ini adalah hari pertama masuk kuliah. Gue diwajibkan mengenakan baju putih dan celana hitam bahan untuk kuliah di hari pertama. Dan kuliah gue setiap harinya masuk pagi pada pukul 07:30. Pagi, kan? Biar gak telat, gue berangkat dari rumah satu jam sebelum masuk. Sesampainya di kampus, gue mengalami drama kecil-kecilan untuk mencari gedung. Bolak-balik sana-sini karena gak tahu tempatnya dimana.

Continue Reading

Deklarasi WWW.KAPE.WEB.ID

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Puji syukur saya panjatkan kepada Allah SWT karena berkat rahmat dan hidayah-Nya saya bisa menulis deklarasi ini. Terima kasih untuk kedua orang tua saya yang tidak tahu baca atau tidak. Tidak lupa juga untuk teman dan sahabat saya dimana pun kalian berada. Pokoknya kalau kalian kenal saya, kalian teman saya. Terima kasih. Untuk kalian yang baca ini dan sudah membuang kuota membaca ini, terima kasih.

Setelah sekian lama saya tidak berkecimpung dalam dunia blog, kira-kira hampir sebulan lebih saya tidak pernah mengurus blog lagi. Bahkan, selama setahun belakangan saya juga jarang sekali update blog. Akhirnya setelah saya pikir panjang, saya akan kembali terjun dalam dunia blog bersama kalian semua para blogger gaul. Mohon diterima kembali saya yang sudah lama tidak gabung bersama kalian. 😀

Continue Reading
1 2 3 7