Modal Dikit? Coba Model Bisnis Ini

Di tengah pandemi sekarang ini, banyak sekali kegiatan yang bisa dicoba. Mulai dari mempelajari suatu hal baru, berkebun, atau berbisnis. Ya, karena bingung ingin melakukan apa, sekarang banyak orang yang memulai bisnis. Hitung-hitung untuk menambah pemasukan sekarang.

Menurut penelitian gue dari instastory teman-teman, bisnis yang sangat berkembang sekarang adalah bisnis makanan. Caranya, mereka menjual masakan homemade mereka. Cukup mudah menurut gue bisnis seperti itu karena dibuat dari rumah sekaligus menyalurkan hobi memasak.

Namun, ada beberapa orang yang pasti enggak terlalu mahir dalam memasak. Buat lo yang mau coba berbisnis, ada beberapa model bisnis yang bisa lo lakukan dengan mudah dan modalnya sedikit. Caranya adalah dengan menjual barang orang lain. Ya, bahasa kasarnya sebagai sales. Tapi, sudah banyak yang sukses berbisnis dengan cara seperti itu. Hanya niat dan konsisten kalau lo mau sukses dari bisnis ini.

Continue Reading

20.22: Lebaran Yang Beda

Sebelum lanjut menulis gue mau mengucapkan mohon maaf lahir dan batin buat pembaca blog ini baik itu nyata atau tidak. Kenapa? Kali aja ada robot atau makhluk gaib yang membaca blog gue kan siapa yang tahu.

Akhirnya, setelah berpuasa selama satu bulan penuh, kita mendapatkan hari kemenangan. Ya, walaupun sangat berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, ya. Gue akan menceritakan apa saja perbedaan lebaran tahun ini dengan tahun kemarin.

Continue Reading

20.10: Kebakaran Charger

Siang itu, Jumat (15/5) gue sedang mengerjakan tugas mata kuliah Pemrograman Orientasi Objek. Namanya lagi puasa, siang-siang bawaannya mau tidur aja. Belum selesai tugas itu, akhirnya gue memutuskan untuk tidur siang. Ya, selemah itu gue ketika sudah ada hawa-hawa ditarik oleh kasur.

Ketika bangun tidur, sudah menunjukkan pukul 5 sore dan gue langsung buka laptop. Sangat ambis bukan ngabuburitnya nugas? Namun, layar laptop tampilannya gelap. Tombol power gue pencet dan hanya nyala beberapa detik kemudian mati lagi. Oh, ini adalah hal biasa. Lowbat. Gue pun mencari charger dimana ia berada. Setelah ketemu, langsung gue colokin ke stop kontak terdekat.

Continue Reading

20.4: Dikit Lagi Libur

Yak! Niat menulis setiap hari mulai luntur karena rasa malas dan kemageran mulai menggerogoti tubuh. Awalnya ingin menulis setiap hari, namun apa daya, semuanya mungkin belum bisa sekarang. Untungnya, hari ini gue bisa mengumpulkan niat dan akhirnya menulis kembali di blog ini.

Gue kebayang, sekarang mungkin telat selama 4 hari, jadi dari 20.1 menjadi 20.5. Postingan selanjutnya bisa-bisa langsung 20.15. Tapi, semoga bayangan gue itu gak kejadian. Gue harus sering nulis di tengah pandemi ini. Walaupun, hanya menulis kejadian gue aja, gue juga harus bisa nulis sesuatu yang sedikit berbobot. Yuk, bisa, yuk!

Sebelumnya gue mau kasih tahu maksudnya 20.5 itu adalah umur ke-20 hari ke-5. Jadi, bisa dibilang itu adalah waktu gue menulis postingannya bukan waktu kejadian yang gue tulis. Kayak sekarang, gue menulis 20.5, jadi menulis di umur 20 hari ke-5 yang mana isinya kejadian gue kemarin-kemarin, HEHE. Kayak postingan biasa cuma karena ini isinya semacam diary, jadinya ditambahin 20 ala ala gue.

Salah satu alasan kenapa gue tidak menulis lagi kemarin-kemarin adalah karena virus “Entar dulu, deh.” Bayangkan, virus itu yang muncul sehari bisa menunda sampai berhari-hari. Hari Senin setelah hari ulang tahun gue, gue sempat kepikiran mau nulis setelah kuliah online di siang hari. Tapi, muncul sebuah kalimat “Entar dulu, deh.”

Continue Reading

20.1: Lucu Banget, Sih

Oke, sebelumnya gue akan memberi tahu ke kalian apa itu 20.1. Jadi, tepat di hari kemarin, 10 Mei 2020, salah satu penduduk bumi yang tidak suka mencuri berulang tahun. Nah, tiba-tiba orang itu berpikiran untuk menuliskan sebuah diary di umur yang ke-20 itu selama kurang lebih satu tahun jika bisa. Tapi, ini harus bisa karena sekadar menulis diary. Namun, bukan sekadar diary yang ditulis pada buku catatan harian melainkan di blog. Ya, orang itu adalah gue.

Gue sudah menginginkan hal ini dari lama cuma waktunya kurang tepat aja dan memiliki kesibukan lain. Akhirnya, momen sekarang pun gue pilih. Jadi, selamat membaca 20 ala ala gue. Oh iya, itu maksudnya 20.1 adalah umur ke-20 di hari ke-1. Kalo hari kedua, ketiga dan seterusnya jadinya 20.2, 20.3, dan selanjutnya.

Sekarang gue akan menceritakan di hari pertama gue ulang tahun. Waktu itu adalah waktu sahur, gue dibangunin tidak seperti biasanya. Di hari-hari sebelumnya, nyokap gue membangunkan hanya sekadar membangunkan tetapi kemarin, dia berdiam diri di depan kasur sejenak sambil menyalami gue lalu mengucapkan ulang tahun. Tiba-tiba, di belakang juga ada bokap gue yang ikutan. Gue sedikit bingung karena baru bangun ada yang minta salaman. Ternyata, gue hari itu ulang tahun. Ya, kemarin.

Continue Reading
1 2 3 14